Kalau ngomongin malam pergantian tahun, yang paling teringat adalah tradisi keluarga untuk kumpul bersama, makan malam lalu ‘mandok hata’. Mandok hata ini adalah kegiatan bergantian menyampaikan perasaan, nasehat dan pesan, bisa dilakukan waktu sedang
“Kamu sudah mulai bekerja?” Begitu tanya Dr. Dirven dengan wajah menganalisa. Beberapa hari yang lalu saya pergi ke rumah sakit untuk kontrol rutin. Sambil membacakan hasil lab yang menurutnya bagus, sang dokter bertanya apakah
Akhir tahun ini, tepat sudah 2 tahun saya bergabung di dalam Kelas Literasi Ibu Profesional, sebuah komunitas menulis yang mewadahi para perempuan dan ibu-ibu di Indonesia melalui dunia maya. Di kelas ini selama setahun
Bicara tentang Pengalaman di Luar Nalar – sesuai dengan salah satu dari tiga tema yang disediakan di dalam Tantangan Blogging Mamah Gajah Ngeblog bulan November ini, saya jadi berpikir bahwa sebenarnya hidup itu sendiri
Hoi! Kamu siapa, Ba atau Bu? Sapaku kepada seorang anak laki-laki yang sedang berdiri di depan supermarket. Anak ini adalah salah satu murid di sekolah tempat aku bekerja. Sepertinya dia sedang menunggu ibu atau
Sejak permulaan tahun ajaran ini, si Bungsu memasuki tahun kedua dia bermain flute. So far so good, entah dari mana sepertinya memang dia punya natural talent untuk bermain seruling. Hal ini saya amati sewaktu
“Maaak, Maaak, Bu Lina datang, Maak! Maak Bu Lina Maak!” Jerit Siti anak Maemunah sambil berlari-lari pulang. Ibunya yang sedang menjemur baju di depan rumah seketika terpana ketika mendengar seruan anaknya. Bu Lina? Bu
“Itulah bapakmu! Nggak pernah mengerti perasaan Ibu! Tiap hari kerjaannya hanya baca koran, nonton berita! Ibumu nggak pernah didengar, nggak diajak bicara!” Dinda menggigit bibirnya sambil mendengar ibunya meluapkan kemarahan. Ini kedua kali dalam
Hari itu masih pagi dan kami sudah sibuk mempersiapkan bayi-bayi untuk pergi ke Schiphol: jemput Oppung! Ini kali pertama Mama dan Papa saya datang menjenguk si Bungsu yang lahir hampir enam bulan sebelumnya. Waktu
(penting: tonton youtube di bawah ya!) Ruangan itu gelap, perlu beberapa detik untuk menangkap isi instalasi seni di dalamnya. Pigura-pigura kayu berukir dan bercat emas bergeletakan di lantai, di atasnya tergantung bendera-bendera tua. Ada
Aku memutar setir, membelokkan mobil ke kiri. Yah, ada Mama Simon, pikirku agak resah. Jangan-jangan dia juga sedang berjalan menuju kanal. Sedikit kesal, aku meneruskan perjalanan. Seperti biasa, setiap pagi hari kami dihiasi dengan
Hari ini, tanggal 2 Juni 2022, Utrecht – kota di mana saya (mengaku) tinggal merayakan hari jadinya yang ke sembilan ratus! 900 tahun, wow! 100 tahun lagi akan tepat satu milenium umurnya. Pastinya saya
Hari ini Bungsu kami naik panggung. Sekolah musiknya mengadakan ‘Blazersdag‘: pertunjukan musik dari semua murid alat tiup di sekolahnya. Ada fluit seperti si Bungsu, blokfluit alias recorder alias suling yang suka kita mainkan di
Karena Idulfitri baru saja usai, Tantangan Blogging Mamah Gajah Ngeblog bulan ini bertema Makanan Khas Kota Mamah. Ceritanya sih biar Mamah bisa sharing makanan khas dari kota tempat mereka tinggal. Sulit juga, karena ngomongin
Hari ini Belanda merayakan hari ulang tahun Raja, yang dikenal sebagai Koningsdag. Koningsdag adalah hari raya nasional yang dirayakan setiap tahun untuk menghormati pemimpin Kerajaan Belanda. Tradisi ini dimulai sejak tahun 1885, dengan sebuah
Sore ini saya malassssss sekali. Super super malas sekali. Well, bukan malas sih sebenarnya, tapi lelah. Ceritanya anak-anak mulai hari ini libur sekolah selama dua minggu – meivakantie alias libur bulan Mei. Ya namanya
Hari Sabtu seminggu yang lalu, kami sekeluarga berkunjung ke Taman Bermain Pyramide van Austerlitz yang terletak di kota kecil Woudenberg, provinsi Utrecht. Taman bermain ini adalah salah satu tempat favorite anak-anak. Umurnya sudah lebih
Di dalam umur yang sudah mencapai empat puluh tiga tahun ini (terimakasih Tuhan untuk umur yang terus berlangsung), 22 tahun saya habiskan berjauhan dari orangtua dan keluarga. Untuk saya, perjalanan pertama ke tanah rantau
Hari Minggu kemarin kami sekeluarga pergi merayakan Paskah di gereja. Kemarin itu adalah kali ke-dua kami kebaktian langsung di gereja sejak lockdown Corona dibukan beberapa bulan yang lalu. Tadinya sih kami ingin ke gereja
